oleh

Cegah Keributan Perairan, Begini Siasat Pemda Nunukan

NUNUKAN – Lokasi budidaya rumput laut di perairan Nunukan ternyata dikeluhkan para pengguna jalur transportasi laut.

Dikatakan Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Setda Nunukan, Robby N Serang.
Persoalan batas atau zonasi pembudidayaan rumput laut sebenarnya telah ditetapkan melalui peraturan Gubernur Kalimantan Utara.

Namun seiring dengan penetapan kawasan pembudidaya rumput laut tanda-tanda maupun rambu pembatas tak terdapat diperairan.

Sehingga tak dapat dipungkiri penyebab terganggunya alur pelayaran, yaitu pembudidaya rumput laut yang diduga tidak mengetahui batas saat menanam rumput lautnya.

Oleh karena itu, untuk menghindari terjadinya konflik di perairan antara petani rumput laut dengan pengguna jalur transportasi laut, sebanyak 27 titik di perairan Nunukan disiasati dengan pemasangan Pelampung (Buoy).

Seperti pada wilayah Tinabasan dan sekitar Sei Ular. Setidaknya hal ini akan sangat membantu masyarakat pembudidaya rumput laut untuk mengetahui batas budidaya rumput laut yang di perbolehkan.

“Kita pasang tanda ataupun pelampung sementara yang terbuat dari bahan HDPE yang biasanya digunakan untuk pelabuhan, sambil menunggu pesangan Bouy secara permanen yang akan dilakukan oleh Provinsi Kalimantan Utara,” bebernya.

Ditambahkan Plt Kepala Dinas Perhubungan Nunukan ini, dilakukanya hal ini merupakan instruksi Bupati Nunukan dalam meminimalisir terjadinya konflik di tengah masyarakat.

Sehingga langkah yang dilakukan pemerintah Kabupaten Nunukan untuk sementara yakni dengan melakukan kerjasama dengan lintas sektoral dengan melibatkan masyarakat petani rumput laut untuk memasang tanda batas penanam rumput laut diperairan Nunukan.

“Kita melibatkan berbagai pihak diantaranya Dinas Perikanan Provinsi Kalimantan Utara, Dinas Perhubungan, Dinas Perikanan Kabupaten Nunukan, KSOP Nunukan, Polres Nunukan Angkatan Laut dan Navigasi Tarakan,” pungkasnya.

Tahap selanjutnya pemasangan pelampung akan dilakukan di wilayah Mamolo Sebatik dan Tanjung Haus namun akan terlebih dilakukan survey terlebih dahulu oleh tim terkait dengan titik lokasi yang akan dipasang pelampung. (*)

Reporter : Ahmad Albar
Editor      : Nicky Saputra

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed