oleh

Revisi Peraturan Pilkada, Ketua Bawaslu Nunukan : Sami’na Wa Atho’na

NUNUKAN – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Nunukan mengaku akan terus mengikuti perkembangan dan informasi mengenai ketentuan yang saat ini tengah ramai diperbincangkan publik, yaitu Revisi Undang – undang Nomor 10 Tahun 2016 Tentang Pilkada.

Seperti yang diberitakan benuanta.co.id sebelumnya. Bagi anggota DPR, DPD dan DPRD yang ikut berkontestasi pada pilkada 2020 mendatang, harus mengundurkan diri dari jabatannya sebagai wakil rakyat dan senator itu. Ini sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

Hal itu ditanggapi Ketua Bawaslu Kabupaten Nunukan, Mochamad Yusran. Kata dia, informasi saat ini belum dapat mempengaruhi UU yang sebelumnya telah ditetapkan. Artinya selama aturan tersebut belum disahkan, sudah keharusan untuk tetap mengacu pada aturan sebelumnya.

“Selama revisi UU Nomor 10 Tahun 2016 belum disahkan, kita mengacu sesuai isi aturan yang sah,” jelasnya kepada benuanta.co.id, Kamis (7/11/2019).

Oleh karena itu, sambung Yusran, pihaknya akan bekerja sesuai domainya yang dilandasi dengan aturan-aturan dan kebijakan yang telah di instruksikan.

“Kita Sami’na wa’athona yah, apa hasil yang kita dengar itu yang kita taati dan sifatnya sudah subjektif,” imbuh pria yang kerap menggunakan peci hitam ini.

Disampaikan Yusran lebih jauh, dengan mencuaknya informasi revisi tersebut sebenarnya seolah-olah membuat publik menjadi kebingungan. Oleh karena itu pihaknya berharap untuk mengurangi simpangsiur di mata publik persoalan ini sebaiknya tidak memakan waktu yang lama untuk segera memberikan kepastikan kepada publik.

“Kita berharap pemerintah khususnya instansi yang berurusan dengan Pilkada ini bersama KPU menyampaikan kepada publik secara meluas dan tentunya juga kepada media, untuk menjawab kebingungan ini. Sekali lagi publik butuh kepastian. Semoga cepat direspon,” pungkasnya (*)

Reporter : Ahmad Albar
Editor : Nicky Saputra

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed