oleh

Anggaran Dialihkan, Pembangunan Ditpolair Polda Kaltara Ditunda

TANJUNG SELOR – Pembangunan kantor Direktorat Polair Polda Kaltara tampaknya belum bisa terlaksana pada 2020. Pasalnya, anggaran Polda Kaltara harus dialihkan untuk bantuan bencana dan konflik di daerah lain.

“Anggaran 2020 itu dialihkan ke hal urgen seperti bencana alam di Maluku dan kerusuhan di Papua,” ujar Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajit melalui Kepala Biro Logistik Polda Kaltara, Kombes Pol Budi Suherman kepada benuanta.co.id.

Rencana pembangunan kantor Ditpolair ini sendiri bukan di Tarakan. Melainkan di Nunukan, di mana Polda Kaltara mendapatkan hibah lahan seluas 2 hektar. Saat dilakukan pembahasan lebih jauh, Pemkab Nunukan belum bisa menganggarkan juga untuk pembangunannya.

“Pemda Nunukan belum ada anggaran juga, dan belum ada gambaran untuk melakukan pembangunan,” jelasnya.

Kata dia, untuk membangun Markas Polair butuh anggaran yang sangat besar, dia mengestimasikan bisa menghabiskan anggaran ratusan miliar. Dari Karo Sapras pun belum mengajukan rencana anggaran. Karena harus ada konsultan dengan spesifikasi.

“Kurang lebih Rp 100 miliar yang dibutuhkan. Tapi kita mau ajukan ke Pemda Nunukan kalau bisa pagar lah dulu, dan Polair buat RAB-nya,” sebutnya.

“Walaupun bangunannya tidak besar namun konstruksinya yang mahal karena tepat berada di bibir pantai,” sambungnya.

Padahal untuk lokasinya mempunyai nilai strategis yang tinggi. Karena berkaitan erat dengan lintas batas negara, karena banyak hal yang bisa dicegah. Terutama penyelundupan barang ilegal, narkotika, dan TKI illegal.

“Jadi bisa mencegah terjadinya illegal fishing, human trafficking, narkoba, barang tidak berbea cukai, dan lainnya,” pungkasnya. (*)

Reporter: Heri Muliadi
Editor : Nicky Saputra

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed