oleh

Tak Tahan Di-bully Teman Sekolah, Melawan Malah Dikeroyok

NUNUKAN – Perkelahian dua siswa di salah satu sekolah menengah atas di Nunukan, bikin ramai jagat maya. Ini dipicu aksi bully yang dilakukan siswa sekolah pada temannya, hingga memicu aksi kekerasan.

Bujang-nama samaran, adalah korban bully dan pemukulan itu. Kepada benuanta.co.id dia mengatakan, dirinya sering diejek oleh teman sekolahnya lantaran aktif di media sosial (medsos) Instagram dan Youtube.

Diakui Bujang, ada satu kelompok siswa yang selalu mengejek dirinya setiap kali lewat di ruangan lobi atau saat mau ke kantin sekolah. Walaupun awalnya cuma senyum-senyum, namun akhirnya Bujang tak tahan diperlakukan begitu terus-terusan.

“Sudah cukup, mau sampai kapan aku diam, tiba-tiba terpancing dengan ejekan mereka, lalu saya bicara, ‘kalian selalu aja mette (mengejek), kalian berkelompok bah beraninya, kalau sama teman aja, kalau memang ada masalah bilang, berkelahi kita 1 lawan 1, jangan keroyokan’,” kata Bujang mengulangi yang dia katakana kepada benuanta.co.id, Jumat (18/10).

Setelah itu, saat ke kantin dengan teman-temannya membeli roti, lalu kembali ke kelasnya, dia sudah tidak melihat kelompok yang mem-bully tadi. Kemudian dia dipanggil 5 orang siswa sekolah juga. “Kelima muka orang itu yang selalu mengejek saya,” jelasnya.

Lanjut Bujang, awalnya satu kakak kelasnya datang mengajak salaman. Setelah itu datang lagi satu orang dari kelompok yang suka mem-bully-nya.

“Pas itu ngajak salamannya saya curiga, kayak merasa, wah ada apaan nih, karena mereka datangin kelas saya. Lalu saya yang masih emosi bilang, ‘heh kamu kalau ada masalah bilang  bah, kenapa selalu menganggu orang. Mau berkelahi kah’,” ungkapnya.

Setelah itu terjadilah perkelahian. Bujang diserang terlebih dulu. Salah satu siswa memukulnya tepat di atas pelipis. Saat itu posisi Bujang berada di depan kelasnya. “Saya rasa ada 3 orang yang fisik dan keadaan saya dikerumuni kelompok yang mem-bully. Saya rasa ada 3 tapi lebamnya muncul lebih banyak dari 3 orang. Pemukulan terjadi sekitar 30 detik,” bebernya.

Selain itu, Bujang merasa tidak ada teman yang bergerak ikut membantu melerai. “Saya agak trauma karena teman-teman saya yang diam, namun setelah ada kami dilerai,” terangnya. (*)

 

Reporter: Darmawan

Editor : M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed