oleh

Sudah Dilelang, Kendaraan Tua Operasional Dishub Tarakan Diganti dengan yang Lebih Kekinian

TARAKAN – Meski tergolong ketinggalan zaman, armada operasional Dinas Perhubungan Kota Tarakan seperti mobil derek, mobil patroli, dan voorijder untuk pengawalan masih tetap digunakan hingga saat ini. Namun, Kepala Dishub Kota Tarakan, Arbain mengatakan tahun depan kendaraan tersebut akan diganti dengan unit yang lebih modern.

“Karena kendaraanya (voorijder) 2 unit sudah tidak bisa jalan, kita usulkan untuk penghapusan dan sudah ada pelaksanaan lelang dan sudah ada juga pemenangnya, tapi penggantianya belum ada sampai sekarang,” ujar Arbain kepada Benuanta.co.id.

“Untuk saat ini masih layak sih, tapi perlu regenerasi cara kerjanya itu manual karena tidak pakai hidrolik. Artinya masih menggunakan tenaga manusia, karena sekarang itu kendaraan derek itu pakai otomatis atau cara kerja yang elektrik,” sambungnya.

Namun, ia juga mengakui bahwa armada operasional tersebut sudah diajukan kepada pemerintah untuk mendapatkan pengganti yang lebih kekinian. “Sudah kita ajukan ke Pemkot mungkin tahun 2021 ya, kita usulkan juga ke Provinsi apakah itu nanti melalui APBD atau APBN,” akunya.

Jika direalisasikan, mobil derek tersebut nantinya akan digunakan petugas Dishub untuk melakukan penertiban dan memberi bantuan berupa layanan derek untuk kendaraan. “Kita sudah mengusulkan mobil partroli, 2 kendaraan roda dua untuk pengawalan dan 1 unit mobil derek yang bisa kita patrolikan setiap hari keliling apa bila kita temukan mobil di pinggir jalan, kita bisa tertibkan,” sebutnya.

Selain persoalan armada, pria yang kerap disapa Bain ini juga menuturkan sampai saat ini pihaknya masih merencanakan lahan yang cukup luas untuk menampung kendaraan yang diderek petugas.

“Ada hal lain yang perlu kita sediakan yaitu lahan untuk mengumpul kendaraan yang kita tarik itu harus ada tempat. Jangan sampai kendaraan ini tidak aman, harus ada pengamanan untuk aset-aset masyarakat yang diderek, supaya tidak ada masalah,” tutupnya. (*)

Reporter : Yogi Wibawa

Editor : Nicky Saputra

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed