oleh

Sudah Diterima di Keluarga, Kuli Ayam Bawa Kabur Motor, HP dan Uang Rp 15 Juta Milik Majikannya

NUNUKAN – Seorang kuli ayam mencuri barang dan uang majikanya sendiri. Tak tanggung-tanggung, dia membawa kabur satu unit sepeda motor, handphone dan uang sebesar Rp 15 juta. Pelaku bernama Nur Zultan alias Ripal.

Kepada benuanta.co.id, Bazlan mengatakan, Ripal sehari-harinya bekerja menggiling ayam potong milik usaha istrinya, yaitu Hj. Marwah di Jalan Ujang Dewa, RT 01, Kecamatan Nunukan Selatan.

“Anaknya masih muda, sudah kami anggap anak sendiri, makanya kami kasih makan, gaji dan terima dia tinggal di rumah kami dengan gratis,” ujar Bazlan, Kamis (13/02/2020).

Namun Bazlan tak menyangka mendapat balasan seperti ini dari Ripal. Padahal Ripal yang juga mantan narapidana kasus pencurian ini sudah ia terima untuk masuk ke dalam keluarganya. “Sebelum dia keluar dari penjara, dia telepon saya, katanya ingin bekerja di tempat saya. Karena saya kasian, makanya saya terima,” ungkapnya.

Peristiwa itu pun membuat Hj. Marwah sangat terpukul. Pasalnya uang yang ia kumpulkan untuk perputaran modalnya, kini bagai mimpi hilang begitu saja. “Yah saya sangat terpukul yah, bisa-bisanya dia seperti itu,” keluh Marwah.

Diceritakan Marwah, Ripal melancarkan aksinya sekitar pukul 10.30 Wita. Saat itu ia dan suaminya meninggalkan rumah untuk pergi berobat. Di rumah saat itu ada anak gadisnya dan Ripal. Sepulangnya dari apotek pada Pukul 11.30 Wita, ia melihat lapak ayam miliknya tak dijaga oleh Ripal.

Sambil menuju kamarnya, ia menelepon Ripal untuk meminta agar segera pulang menjaga lapak ayamnya. Namun saat dihubungi ke nomor HP Ripal, sudah tak dapat terhubung.

“Saat saya sampai di kamar, kemudian buka lemari tas yang berisikan uang Rp 15 juta sudah tidak ada. Sontak saya teriak panggil suami saya sambil menangis,” ungkap Marwah.

Kemudian Marwah dan suaminya beserta anaknya mencoba memeriksa seluruh kamar yang ada di rumahnya. Lalu dia menemukan tas miliknya di sela-sela baju anaknya. Tangis Marwah pun tambah tak terbendung setelah melihat isi tasnya sudah tidak ada apa-apa. “Saya langsung jatuh saat tahu motor dan HP anak saya juga dirampok Ripal,” keluh Marwah

Setelah mengetahui hal tersebut, Marwah dan suami segera melaporkan kejadian tersebut ke Polres Nunukan untuk mendapatkan penanganan dengan segera.

“Saya hanya berharap semua yang dia rampok segera dikembalikan. Kalau dia mengaku datang ke rumah saya, laporan saya cabut di Polres. Biar saya didik dia karena sudah saya anggap anak,” pungkasnya.(*)

 

Reporter: Ahmad Albar

Editor: M. Yanuddin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed