oleh

Polda Kaltara Turut Buru DPO Harun Masiku

TANJUNG SELOR – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis telah memerintahkan kepada 34 Polda. Salah satunya Polda Kaltara untuk memburu Harun Masiku yang sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO), karena telah melakukan suap kepada KPU.

“Iya kita sudah dapat perintahnya, kita juga di sini sudah buatkan DPO untuk membantu Kapolri mengungkapnya,” ucap Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit kepada benuanta.co.id, Kamis 13 Februari 2020.

Hanya saja, hingga saat ini keberadaan Harun Masiku di Kaltara belum terpantau. Sejak ditetapkan DPO oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), eks calon legislatif partai PDIP itu menjadi buruan 34 Polda dan 540 Polres.

“Belum terpantau di Kaltara, hanya saja setiap ada kegiatan pasti ada informasi. Sehingga kita juga sudah siap-siap di sini,” jelasnya.

Setiap perintah Kapolri dipastikan semuanya berjalan, dan setiap personelnya dari Polda, Polres hingga Polsek telah diarahkan untuk mencari dan sudah ada perintah untuk mntangkap.  “Jika ada info maka kita akan tangkap,” ujarnya.

Sebagai informasi, Harun Masiku telah ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan beberapa orang lainnya. Yakni Komisioner KPU Wahyu Setiawan, mantan anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina dan seorang pekerja swasta bernama Saeful. Hanya saja sejak ditetapkan Harun Masiku menghilang sehingga ditetapkan DPO. (*)

 

Reporter: Heri Muliadi

Editor: M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed