oleh

Harga Udang di Tarakan Merosot Tajam, Petambak Mengadu ke Anggota Dewan

TARAKAN – Akibat merosotnya harga udang selama 2 tahun terakhir, perwakilan petambak udang Tarakan menyambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tarakan, Senin 10 Februari 2020.

Perwakilan Petambak Udang Tarakan, Lukman Tamrin menjelaskan, tujuan kedatangannya ke kantor DPRD adalah untuk menyampaikan aspirasi yang selama ini dipendam oleh para petambak udang di Kota Tarakan.

“Tujuan kami ke sini untuk menyampaikan aspirasi kami terkait turunnya harga udang yang tidak masuk akal dan sangat merugikan para petambak,” ujarnya kepada benuanta.co.id, usai menghadap ketua DPRD Tarakan, Senin 10 Februari 2020.

Lukman menyatakan, biaya operasional dan biaya kebutuhan pokok melambung tinggi, sementara penghasilan yang didapatkan dari penjualan udang tidak sesuai dengan pengeluaran.

Salah satu aspirasi yang ingin disampaikan para petambak udang adalah untuk meminta penjelasan penyebab harga udang yang semakin turun tiap tahunnya.

“Para nelayan kecil sangat menderita dengan kondisi seperti ini, penurunan harganya signifikan, dari Rp 300.000 per kilogram tahun 2018, saat ini (tahun 2020) menjadi kurang dari Rp 200.000 per kilogram,” ungkapnya.

Lukman juga mengatakan, Ketua DPRD Tarakan akan menyiapkan agenda dengan DPRD Komisi II yang mengatur tentang perikanan dan diperkirakan setelah tanggal 15 Februari 2020 pertemuan akan dilaksanakan.

“Oleh karena itu kami ingin meminta solusi dari permasalahan ini, kami mohon para dewan tidak menutup mata dan telinga, semoga hal ini dapat ditindaklanjuti,” harapnya.(*)

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa
Editor: M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed