oleh

Guru di Perbatasan Berharap Tunjangan Khusus Disamaratakan

NUNUKAN – Penyerahan secara simbolis tunjangan guru dan penyuluh penerima bantuan keuangan tahun anggaran 2020, diberikan kepada guru, SD, SMP, guru pengawas, penikik, penyuluh pertanian dan penyuluh perikanan se-Kabupaten Nunukan.

Penyerahan simbolis itu dilakukan oleh gubernur Kalimantan Utara, Dr. Ir. H. Irianto Lambrie, M.M  dan didampingi oleh Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid dan Ketua DPRD Provinsi Kaltara.

“Kita berharap bantuan yang diberikan ini, akan terus berlanjut dan tentu saja nominalnya juga bisa ditambahkan. Karena bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami dan bisa juga membantu beban ekonomi kami,” kata Rusti Ningsih, S,Pd, M.Eng, mewakili guru yang ada di Kabupaten Nunukan.

Selian itu, ia juga tidak menuntut seperti tunjangan guru-guru di SMA dan SMK paling tidak nominalnya menghampiri karena sama-sama bagian dari pendidikan.

Ia juga berharap kepada Pemprov Kaltara agar lebih memperhatikan sekolah-sekolah di Nunukan yang masih membutuhkan sarana dan prasarana.

Apa lagi saat ini, SMPN 1 Nunukan di tahun 2020 adalah sekolah ramah anak yang mendukung Kabupaten layak anak. Begitu juga dengan sekolah SMPN 1 Nunukan juga telah mencapai Adiwiyata mandiri.

“Sehingga kami bertekad untuk menuju program Eko Asean school yang akan membawa nama Kaltara  di tingkat Asean,” jelasnya.

Ia juga berharap di wilayah perbatasan, tunjangan khusus di tahun-tahun berikutnya semua bisa merasakan hal yang sama. Selama ini hanya beberapa daerah saja  yang menerima tunjangan khusus di daerah terpencil, tertinggal dan terluar (3T). (*)

Reporter Darmawan
Editor : Nicky Saputra

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed