oleh

Hari Bakti Imigrasi Ke-70, Terapkan Pelayanan Berbasis Elektronik

NUNUKAN – Imigrasi Kelas 2 Nunukan memperingati Hari Bakti Imigrasi ke-70, dengan mengangkat tema “Sumber Daya Manusi (SDM) Unggul Imigrasi Pasti Maju”, yang dilaksanakan di halaman Kantor Imigrasi Nunukan, Senin 27 Januari 2020.

Kepala Imigrasi Nunukan, Hanton Hazali mengatakan, di tahun 2020 ini semua layanan berbasis elektronik. Salah satunya seperti permohonan paspor. Hal ini dilakukan agar masyarakat tidak perlu lagi antre di Kantor Imigrasi, namun bisa lewat aplikasi.

“Aplikasi ini yang menjadi kendala adalah jaringan, namun ini bukan suatu masalah, kedepannya kita akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk lebih familiar terhadap teknologi berbasis IT,” kata Hanton, kepada benuanta.co.id, Senin (27/1/2020).

Selain itu, untuk meminimalisir peredaran warga negara asing (WNA), maka harus wajib melaporkan ke Imigrasi jika masuk ke Indonesia. Mengingat banyaknya sponsor WNA  kebanyakan tidak melaporkan keberadaan. Sedangkan sesuai aturan harus melapor.

“Jika ada tamu atau undang orang asing, seharusnya lebih baik melaporkan ke Imigrasi. Kita juga tidak mengekang WNA yang dilaporkan itu. Jangan sampai dia melakukan pelanggaran,” jelasnya.

Dalam fungsi penegakan hukum keimigrasian, akan giat melaksanakan tugas dalam hal pengawasan terhadap lalu lintas orang keluar dan masuk. Sementara itu, tahun 2019 Imigrasi telah mengeluarkan atau penerbitan paspor di wilayah Kabupaten Nunukan sebanyak 8.947. Sedangkan penerbitan PLB sebanyak 4.394.

Sedangkan pelintasan warga negara Indonesia (WNI) datang dan berangkat sebanyak 182.374 orang dan warga negara asing (WNA) datang dan berangkat sebanyak 38.890.

“Di tahun 2019 pemulangan PEKERJA MIGRAN INDONESIA (PMI) ke Indonesia melalui Nunukan sebanyak 3.408, dari pemulangan itu kasus narkoba mencapai 30 persen,” jelasnya.

Selain itu, tindakan administrasi keimigrasian kepada orang asing mulai dari pendetensian sebanyak 31 WNA, dan deportasi sebanyak 42 orang.

Pelayanan orang asing dengan perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan (ITK) sebanyak 92 orang, pemegang Izin Tinggal Terbatas (ITAS) sebanyak 23 orang dan Izin Tinggal Tetap (ITAP) sebanyak 3 orang. (*)

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed