oleh

Titik Lokasi PLBN akan Ditetapkan di Pertemuan Sosek Malindo

PEMKAB NUNUKAN DAN PEMERINTAH MALAYSIA TINJAU LOKASI PLBN DI PERBATASAN

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten Nunukan melakukan pertemuan dengan pemerintah Malaysia membahas Pos Lintas Batas Negara (PLBN) yang nantinya akan dibangun di wilayah perbatasan Indonesia dan Malaysia, di Desa Sekaduyan Taka, Kecamatan Sei Menggaris, Selasa 14 Januari 2020.

Diskusi kedua negara ini untuk menentukan titik lokasi pembangunan PLBN. Dari Permkab Nunukan diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Nunukan Serfianus, kepala Imigrasi Nunukan dan instansi terkait, sementara dari pemerintah Malaysia diwakili Kepala Majlis Perbandaran Tawau MPT/Walikota Tawau YBhg Datuk Ir. Hj. Amrullah Hj. Kamal, Kepala Perwakilan Wilayah Imigrasi Negeri Sabah dan didampingi Walikota Tawau, Bupati Kalabakan dan staf Konsulat RI Tawau.

“Itu adalah silaturahmi antara kedua negara yang berbatasan langsung dan tak lain untuk pembahasan pembangunan PLBN di perbatasan,” terang Serfianus.

Dalam kesempatan itu, kepada Pemerintah Malaysia Serfianus memaparkan bahwa Kabupaten Nunukan terdiri 21 kecamatan dan 242 kampung atau desa.

“Dalam peninjauan di titik entri point antara Sei Menggaris dengan Serudung, dari kedua titik yang ditinjau yaitu patok 708 dan 485 untuk menentukan pembangunan PLBN nantinya,” kata Serfianus kepada benuanta.co.id, Selasa (14/1/2020).

Lanjut dia, dengan peninjauan tersebut akan menjadi bahan pembahasan di tingkat Sosek Malindo, antara provinsi Kaltara dan Negeri Sabah Malaysia, untuk dijadikan kesepakatan bersama.

“Terbukanya entri point atau PLBN antara Sei Menggaris dan Serudung akan membuka akses perdagangan masyarakat antara kedua negara. Sehingga akan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang baru di kawasan perbatasan Kabupaten Nunukan dengan Sabah Malaysia,” imbuhnya. (*)

 

Reporter: Darmawan
Editor: M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed