oleh

Walikota Tarakan :  Aset Daerah di GTM Jangan Sampai Dilelang

TARAKAN – Persoalan Grand Tarakan Mall (GTM) hingga kini kian memuncak. Walikota Tarakan, dr Khairul mengeaskan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan sampai kapan pun tak akan memberikan izin kepada pihak yang sedang bersengketa.

“Sampai kapan pun (sengketa), kita tidak beri izin. Kalau ada presepsi apa segala macam, kami tidak masuk di ranah itu,” ujar dr Khairul kepada Benuanta.co.id, Senin (13/1).

Ia menyebut, saat ini pemkot lebih menekankan kepada penarikan pajak yang sudah lama tertunda.
“Itu terlepas dari masalah pailit atau tidak pailit. Tapi kalau saling tuding pribadi itu, kita tidak mau tahu. Karena yang kita tagih ini atas nama perusahaan,” sebutnya.

“Terus pailit itu bukan urusan kami, itu urusan pengadilan, yang kita jaga adalah aset daerah yang ada di situ, seperti tanah itu jangan sampai dilelang. Wajar itu dipailitkan karena ada undang-undangnya, saya tidak mau bicara opini,” sambungnya.

Selain itu, jika ada pihak yang merasa keberatan, ia pun mempersilahkan yang bersangkutan untuk menempuh jalur pengadilan niaga.

“Jangan terlalu banyak beropini, karena permasalahan hukum tidak bisa beropini. Silakan menempuh saluran yang telah disediakan jika ada yang keberatan atau bagaimana. Tapi kalau saya lihat ini kasus status hukumnya sudah inkracht,” tutupnya. (*)

Reporter : Yogi Wibawa
Editor : Nicky Saputra

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed