oleh

Penguatan Nasionalisme dan Islam Nusantara

Oleh : Dwi Awalia Arisca

 

INDONESIA merupakan negara kesatuan yang penuh dengan kekayaan alam dan keanekaragaraman kebudayaan ras, bahasa daerah, suku, agama, dan lain-lainnya. Semua itu merupakan kekayaan Indonesia yang harus kita pertahankan sebagai warga Negara Indonesia demi mempertahankan kekayaan yang kita miliki. Untuk mempertahankan keutuhan dan kesatuan Indonesia, salah satu sikap yang harus kita tanamkan dalam diri kita yaitu sikap nasionalisme.

Nasionalisme sendiri ialah satu paham yang menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sebuah negara (dalam bahasa Inggris nation) dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia yang mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam mewujudkan kepentingan nasional, dan nasionalisme juga rasa ingin mempertahankan negaranya, baik dari internal maupun eksternal. Dari definisi tersebut, jiwa nasionalisme harus mengalir dalam tubuh kita, karena nasionalisme ini merupakan salah satu unsur penggerak kita untuk mencintai dan mempetahankan keutuhan Indonesia.

Namun, yang menjadi permasalahan saat ini adalah mulai lunturnya semangat nasionalisme warga negara Indonesia, terutama dari generai muda. Salah satu faktor penyebab pudarnya semangat nasionalisme dari kalangan generasi muda ini karena saat ini kita berada di era globalisasi. Hal tersebut dapat dilihat dari kebiasaan masyarakat seperti lebih senang menggunakan produk luar, tidak ingin lagi mempelajari budaya Indonesia sendiri, tidak antusias mengikuti upacara bendera merah putih, bergaya seperti kehidupan kebarat-baratan, dan lain sebagainya yang tentunya bertolak belakang dengan norma-norma yang berlaku di Indonesia.

Efek negatif dari era globalisasi yang lebih canggih dan modern ini yang membuat masyarakat menjadi lebih individualis dan apatis terhadap negara mereka sendiri, dan itu sangat bertentangan dengan sila-sila Pancasila dan mengakibatkan pudarnya semangat nasionalisme masyarakat Indonesia, dan hal tersebut sangat berbahaya bagi keutuhan dan kesatuan Indonesia.

Padahal, tanpa semangat nasionalisme ini kita tidak akan merasakan kemerdekaan saat ini yang bias kita rasakan. Pahlawan terdahulu saling membantu dan berjuang melawan penjajah karena mereka memiliki cita-cita dan tujuan yang sama yaitu merdeka. Dalam mewujudkan kemerdekaan, islam nusantara juga turut serta dalam proses merebut kemerdekaan ini. Maksud dari islam nusantara itu sendiri ialah pemahaman, pengamalan, dan penerapan Islam dalam segmen fiqih mu’amalah sebagai hasil dialektika antara nash, syari’at, dan ‘urf, budaya, dan realita di bumi Nusantara.

Ketika memperjungkan kemerdekaan, tiada kekuatan tunggal dalam merebut kemerdekaan tersebut. Segenap masyarakat pribumi saling kerjasama berjibaku melawan kolonialisme. Dari sekian kekuatan, gerakan Islam Nusantara pada waktu itu menjadi salah satu entitas yang tidak bisa dianggap sepele, dan sangat disayangkan apabila sampai tidak tercatat di dalam sejarah Nusantara yang kini sebagian besar wilayahnya dikenal menjadi Indonesia.

Islam turut andil dalam kemerdekaan tentu saja karena dalam islam mengajarkan pentingnya memberikan kemerdekaan secara proporsional kepada semua ciptaan makhluk Allah Swt. Sehingga, umat Islam juga memiliki andil sangat besar dalam merebut kemerdekaan dari tangan para penjajah yang sangat dholim dan menindas warga negara Indonesia ketika masa penjajahan. Dan salah satu model keagamaan saat merebut kemerdekaan adalah islam nusantara.

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed