oleh

Pukul 01.00 Usai Perayaan Tahun Baru Masih Berkeliaran, Siap-Siap Diamankan Polisi

TARAKAN – Setiap malam pergantian tahun baru, masyarakat biasa merayakan dengan bermain kembang api. Agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, Kapolres Tarakan AKBP Fillol Praja Arthadira mengimbau masyarakat untuk mengurangi penggunaan kembang api atau petasan.

AKBP Fillol Praja Arthadira mengatakan, dalam rangka menyambut tahun baru, kembang api tidak perlu digunakan secara berlebihan.

“Banyak efek negatif yang dapat ditimbulkan akibat pemakaian kembang api berlebihan. Seperti kebakaran, polusi dan kekacauan,” ujarnya kepada benuanta.co.id, sabtu 28 desember 2019

Ia menambahkan, dari pantauan kepolisian, sampai saat ini belum menerima permintaan izin dari masyarakat untuk melaporkan kegiatannya berhubungan dengan perayaan tahun baru.

“Kami sudah berkoordinasi dan sepakat dengan TNI dan Pemerintah untuk menyiapkan pengamanan tahun baru di Kota Tarakan,” tambahnya.

Personel Polres Tarakan pun akan ditempatkan di setiap objek vital, khususnya di posko-posko yang telah disiapkan untuk pengamanan malam tahun baru.

“Masyarakat boleh menyambut tahun baru, namun saya harapkan bersikap bijak, tidak perlu menggunakan petasan berlebihan, secukupnya dan sewajarnya saja,” tuturnya.

Selepas pukul 01.00 wita pada 1 Januari 2020, kepolisian akan melakukan patroli keliling untuk menertibkan masyarakat yang berkeliaran untuk kembali ke tempatnya masing-masing.

“Yang terutama kami imbau untuk tidak menggunakan kembang api, tidak euforia, apalagi sampai menggunakan minuman keras dalam menyambut tahun baru. Jika kami temukan akan segera di tindak,” tutupnya.(*)

Reporter: Matthew Gregori Nusa
Editor: M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed