oleh

Penumpang Kapal Dirazia, Cegah Kasus PMI Nonprosedural

NUNUKAN – Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TK) Kabupaten Nunukan bersama instansi terkait menggelar razia pemeriksaan identitas penumpang kapal dari Sulawesi yang tiba di Nunukan.

Kepala BP3TK Nunukan, Hotma Victor Sihombing mengatakan, razia yang dilakukan ini tak lain adalah untuk melakukan pencegahan Pekerja Migran Indonesia (PMI) secara ilegal yang lewat Nunukan. Dari 300 penumpang yang diperiksa, terdapat 35 orang yang memiliki KTP di luar Nunukan.

“Dari 35 orang ini langsung kami bawa ke rusunawa, untuk dilakukan pendalaman, apa tujuan mereka ke Nunukan. Karena KTP mereka tidak menunjukkan warga Nunukan,” kata Victor kepada benuanta.co.id, Rabu (11/12/2019).

Dari yang didalami, ada beberapa yang menyampaikan bahwa kedatangan mereka itu adalah  menghadiri pernikahan, pindah penduduk, dan mengunjungi kakaknya yang sakit. Jika ternyata mereka inging bekerja di Nunukan, maka yang bersangkutan akan dikembalikan keluarganya.

“Jika ada yang tidak bisa memberikan alasan dengan keberadaan mereka di Nunukan, maka akan kita pulangkan ke kampung halaman secara gratis,” jelasnya.

Lebih lanjut ia katakan, saat ini belum menemukan indikasi apakah mereka berniat bekerja secara non prosedural di wilayah Malaysia. Untuk pelaksanaan razia ini berkelanjutan. Setiap kedatangan kapal akan dilakukan pemeriksaan identitas.

Berdasarkan pendataan, dari 35 orang terdiri dari 16 orang perempuan dewasa, laki-laki dewasa 17 orang dan anak-anak 2 orang.

Dengan alasan tujuan ke Sebatik ada 13 orang, Nunukan 20, mencari pekerjaan di Sebuku 1 orang, dan Sei Manggarai 1 orang. Namun tetap akan dilakukan pendalaman lebih lanjut.

“Bekerjalah secara prosedural, jika bekerja secara prosedural mereka akan mendapatkan perlindungan, dan kerjanya jelas, maupun gaji dan termonitor oleh konsulat Republik Indonesia di Sabah. Sehingga memberikan rasa aman kepada mereka,” pesan Victor. (*)

 

Reporter: Darmawan

Editor: M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed