oleh

Usai Dipenjara 4,6 Tahun karena Kasus Narkoba, WNA Malaysia Ini Dideportasi

NUNUKAN – Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Nunukan memulangkan satu orang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia bernama Hardino Bin Slamet (42), yang merupakan eks narapidana narkoba.

Kepala Seksi Pengawasan dan Penindakan (Wasdakim) Kantor Imigrasi Nunukan, Bimo Mardi Wibowo mengatakan, pemulangan WNA dari Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tunon Taka Nunukan dengan tujuan Tawau, Sabah-Malaysia ini menggunakan Kapal Fery Labuan Express 5.

Hardino Bin Slamet (42) yang bernomor IC Malaysia, 770207-12-5259, merupakan warga Sandakan Sabah. Setelah menyelesaikan hukuman, dia diserahkan ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan berdasarkan Surat Lepas Nomor : W.18.EL.PK.01.01.02-299 tanggal 23 November 2019.

“Hardino didetensi di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Nunukan sejak tanggal 23 November 2019 untuk menunggu proses pemulangan yang difasilitasi oleh Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak,” kata Bimo kepada benuanta.co.id, Selasa (3/12/2019).

Setelah Hardino mendapatkan dokumen perjalanan/SPC (Sijil Perakuan Cemas) dari petugas Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak, lalu diserahkan langsung oleh Atase Imigresen Malaysia dari Noor Farizal Aini Binti Khairuddin Pada tanggal 30 November 2019.

“Hari ini kami pulangkan Hardino kenegaraan asal yaitu Tawau Sabah, Malaysia,” ujar Bimo kepada benuanta.co.id.

Hardino dideportasi karena telah melanggar Pasal 75 Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dan juga telah selesai menjalani hukuman penjara selama 4 Tahun 6 bulan di Lapas Kelas IIB Nunukan karena telah melanggar Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (*)

 

Reporter : Darmawan

Editor : M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed