oleh

November Tarakan Inflasi, Indikator Sewa Rumah Mendominasi

TARAKAN – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Tarakan, Imam Subarmaji mengatakan, Tarakan mengalami inflasi di bulan November mencapai 0,63 %.

“Sempat mengalami deflasi di bulan Juli, Agustus, September, bulan November mengalami inflasi yang besar dipengaruhi oleh harga sewa rumah di Tarakan,” ujarnya kepada benuanta.co.id, Selasa (3/12/2019).

Menurutnya, kemungkinan di bulan Desember Tarakan akan kembali mengalami inflasi, karena merupakan fenomena yang biasa tiap tahunnya.

Jika melihat 2 tahun lalu inflasi mencapai diatas 1%, harapannya tahun ini inflasi tidak mencapai 1% agar harga-harga yang meningkat juga dapat dikontrol dengan baik.

Dari prediksi BPS Tarakan, harga yang akan meningkat biasanya seperti tiket pesawat, daging ayam, bandeng dan ikan layang.

Imam menjelaskan, yang paling mempengaruhi laju inflasi meningkat bulan ini adalah sewa rumah yang merupakan indikator baru dengan pengaruh besar, sebelumnya tidak ada dan tidak berpengaruh.

Baru pertama kali seperti ini, biasanya berhubungan dengan meningkatnya penduduk secara signifikan yang membutuhkan hunian sewaan sehingga harga rumah menjadi naik.

“Harapan saya, dari seluruh dinas terkait bisa menyiapkan komoditasnya, sehingga perubahan harga tidak terlalu drastis,” tutupnya.(*)

 

Reporter : Matthew Gregori Nusa

Editor : M. Yanudin

Bagaimana menurut Anda berita ini
  • Fascinated
  • Happy
  • Sad
  • Angry
  • Bored
  • Afraid
loading...
Loading...

Komentar

News Feed